Pic this: kuliah libur sampai pertengahan Februari. Dari tanggal lima. Itu artinya libur panjang lagi, kayak libur Tahun Baru kemarin. Belum lagi nanti pas kenaikan tingkat yang kata-katanya liburnya ada sampai dua bulan. Masa oloh… Bayangin, dua bulan! Kalo dua bulan dipake ngajarin Cinta Laura ngomong Indonesia, udah jadi dosen TTKI kali dia. Hehe berlebihan. Tapi bener-bener nih it*be, perasaan kerjanya libur melulu. Apa usulin aja ganti nama jadi Institut Teknik Berlibur ya.
Selama ini gw sih oke-oke aja sering-sering liburan. Pada dasarnya, asal ga ketemu Kimia Dasar, apapun itu gua seneng. Cuma aja, untuk kasus kali ini, gw agak-agak males menghadapinya. Alasannya apalagi kalo bukan karena gw lagi ga ada kerjaan. Hehe.
Gak kayak liburan Taun Baru kemarin, kali ini kegiatan gw lumayan terbatas, banget.
Gimana enggak, pertama, diantara sepupu-sepupu cowo cuma gw sendiri yang anak kuliahan. Yang lain kalo enggak masih sekolah, ya udah seneng-seneng kerja. Jadinya ya cuman gua sendirian aja yang sekarang masih ada liburan. Ga ada temen gitu.
Anak-anak kampus lain juga sama aja. Gosip-gosipnya infoteinmen sih rata-rata belum beres ujian, jadi mereka bawaannya rada males kalo diajak main gundu. Imbasnya sidang gugatan cerai artis-artis pun terhambat. (Lo kok postingan gw jadi ngasal gini ya?)
Pokoknya, gara-gara itu, rencana backpacking gw sama temen-temen sma pun tertunda. Lagi. Hehe. Untuk kesekian kalinya.
Yang tersisa adalah teman se-kampus. Iya, itu tuh.. kampus yang sebagian besar mahasiswanya orang luar Bandung, yang pas ngantri masuk ruang uas pun sempet-sempetnya sibuk booking tiket pulang. Kuda.
Agregat dari itu semua, agenda kegiatan liburan kali ini yang tersisa adalah:
~Menggelandang di kampus, dengan rute gerbang utara -> kbl -> persma -> comlabs -> lss -> gerbang utara.
~Jualan koran Ganeca Post (baca: sweeping orang yang kita kenal untuk dijadikan korban). Kalo ada yang liat orang-orang bertampang memelas di gerbang depan, itulah kami yang sedang membuka ladang pahala.
~Latian parkour bersama hari Minggu (running, jumping, flying, falling, laughing, haha). Ayo ayo.. latian tambahan! Biar saya ada kerjaan..
~Pelantikan.. lagi.
~Inisiasi suatu ikatan alumni apa.. gitu. Walaupun kayanya ga akan dateng.
~Oh iya, ada Kelompok Bisnis.. Februari awal.
~Yang ini insha Allah, semoga pisan, kudu jadi. Backpacking rame-rame. Kalo ngikutin agenda anak kampus lain, berarti awal-awal Februari. gw pribadi sih pengennya minimal ke Banten atau engga Bali sekalian.. (wohoo mustahil tampaknya).
Hmm.. emang keliatannya ga dikit-dikit amat sih. Tapi tetep aja di agenda lebih banyak hari kosongnya.
Untuk pertama kali sejak jadi mahasiswa, saya jadi kangen kuliah. Woohoo… Berasa rajin bener yah. Padahal pas lagi ga liburan cari-cari alasan terus buat nitip absen.
On a lighter note, I just found another guy from the community.
Thursday, January 10, 2008
Liburan, Jalan-jalan, dan para Kuda yang pulang kampung
Dilemparkan oleh
uing
pada
4:44 PM
0
komentar
Saturday, December 15, 2007
Parkour

Deedz aka Roar Kong Vault
*Artikel diambil dari artikelnya Brex di Forum Parkour Indonesia. Foto-foto diambil dari forum yang sama. Endjoy!*
Pengertian
Parkour (biasanya disingkat PK) yang mempunyai arti bergerak/ pindah dari point A ke point B seefisien dan secepat mungkin, menggunakan prinsip dari Parkour itu sendiri dan mengedepankan keindahan bergerak, sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.
Parkour dikembangkan oleh David Belle dan Sebastian Faucan, mereka berdualah yang telah memperkenalkan olahraga ini keseluruh dunia, pada awalnya hanya Perancis, kemudian daratan Eropa barulah menyebar keseluruh dunia
Olah raga ini biasanya dikenal dengan sebutan “Yamakasi” (sebuah film perancis pada tahun 2001) padahal sebenarnya Yamakasi adalah team Parkour yang terdiri dari 7 orang yang berasal dari Lisses Perancis, mereka adalah anak buah didik David Belle.
Dulu Parkour dan Freerunning adalah satu olahraga, tapi karena David Belle dan Sebastian Faucan mempunyai prinsip yang berbeda tentang olahraga ini, akhirnya di tahun 2006 Parkour dan Freerunning menjadi 2 olahraga yang berbeda.
Perbedaan Parkour dan Freerunning sangat tipis dalam masalah teknik dan basic, akan tetapi perbedaan kedua olahraga ini sangat jauh apabila dilihat dari fundamental. Parkour adalah olahraga yang mengandalkan kemampuan tubuh manusia beserta mental, dan ditambah lagi dengan filosofi kehidupan yang diapresiasikan dalam bermain Parkour, sedangkan Freerunning bisa dikatakan olahraga bebas seperti skate board, BMX, break dance, dsb. Freerunning tidak terikat peraturan-peraturan yang mendasar bagi para praktisinya yang disebut dengan Freerunner.
Parkour tidak terikat pada peraturan-peraturan yang formal, kembali pada diri masing-masing, etika dan tanggung jawab terhadap Parkour itu sendiri, ini hanya improfasi-mengembangkan diri tanpa ada ikatan-
Traceur adalah sebutan untuk para praktisi Parkour, orang bisa dikatakan traceur jika orang tersebut sudah memahami arti, basic, dan filosofi dari Parkour itu sendiri.
Bhakti aka Bhaks Dash Vault
Terminologi
Parkour berasal dari kata parcours du combatant yang berarti pelatihan halang rintang militer, kata Parcours “c” diganti menjadi “k” dan “s”nya dipakai untuk menjelaskan filosofi Parkour itu sendiri “Parkour’s philosophy about efficiency”
Traceur berasal dari kata “tracer” yang berarti cepat, mempercepat (to trace/ to go fast)
Sejarah
Sebenarnya Parkour sudah ada sejak dulu (sebelum manusia mengenal kata “Parkour” itu sendiri), tapi Parkour dideskripsikan dan dikenalkan ke seluruh dunia oleh David Belle yang berasal dari Perancis.
Terinspirasi dari ayahnya Raymond Belle (tentara perancis) yang mengenalkan kepada David parcours du combattant (latihan halang rintang pada sesi militer), sejak saat itu David sepulang sekolah memainkan scenario sendiri, bagaimana dia bisa meloloskan diri dari situasi yang sulit.
Berlari, molompat, vaulting (melompat dengan menggunakan tangan sebagai tumpuan), memanjat, berpegangan pada sesuatu, menjaga keseimbangan, dan melewati halangan…. Bagi David, itu semua sudah menjadi sebuah obsesi.
Sejak Usia 15 tahun dia pindah ke Lisses (daerah Paris) pada waktu itu dia bertemu dengan para remaja disana dan tertarik apa yang dilakukan David (yang kemudian menjadi Yamakasi), selama 8 tahun dia mengajari para remaja Lisses.
Pada pertengahan 1997 sedikit demi sedikit Parkour sudah dikenal, film independent David tentang Parkour telah disiarkan oleh tv local. Ketekunan dan usaha bisa membangun motifasi untuk Parkour. Sejak saat itu tim-tim terkenal seperti the speed-air men, the catmen, la Rel-ve, dan yang terkenal les traceurs. Sejak saat itu kata ‘traceur’ dipakai David untuk para praktisi Parkour.
Saat ini David Belle memulai tur dunia dengan asosiasi yang dia dirikan (PAWA) bersama tim Parkour yang dulu dia dirikan. Dan ini hanyalah sebuah awal
Fadly aka Bullseye Reverse Vault
Filosofi
Hidup ini terdapat berbagai masalah kehidupan, tinggal bagaimana cara kita melewatinya, ada yang dengan cara halus dan juga ada dengan cara keras, semuanya kembali kepada orangnya. Kadangkala ditengah perjalanan kita terjatuh atau menghadapi masa-masa yang sulit, kita tidak mungkin akan menyerah sampai itu saja, akan tetapi kita harus bangkit dan melanjutkan hidup ini.
Saat kita dihadapkan pada sebuah masalah/ halangan (obstacle) kita akan berpikir bagaimana cara kita melewatinya dengan cepat dan seefisien mungkin, tidak mungkin kita akan memutari/ mencari jalan lain agar bisa melewati halangan itu, masalah ada didepan kita dan kita harus melewatinya dengan cara/ style kita sendiri.
source:
Parkour.net
Parkourindonesia.web.id
Wikipedia.com
Dilemparkan oleh
uing
pada
5:14 AM
0
komentar
Monday, December 10, 2007
Entrepreneur dan New York
Kuliah Kontek kemarin agak beda sama biasanya.
Dosen yang ngajar bukan Pak Budi, tapi CEO nya PT Mega Andalan Kalasan, namanya Pak Buntoro. Ceritanya beliau mau bagi-bagi cerita tentang pengalamannya di dunia entrepreneur.
::Eh, eh, kuliah kemaren itu digabung loh, STEI sama SBM.. ;D Dan sebenernya gw ga ikut kuliah sih, gara-gara... sakit... ehem.
Dan karena gw ga ikutan kuliahnya, gw baru tau dikasi tugas beberapa saat sebelum deadline. Dan baru jadi.. sekarang. Makasih.
Ok, jadi entrepreneur.
Ternyata, jadi entrepeneur itu gak gampang loh, malah lebih susah dari ngetiknya, hehe.. (ngetiknya susah lo).
Berikut hal-hal yang sempet disinggung selama kuliah.
Pertama,kalau pengen jadi entrepreneur, orang harus tau apa yang dia mau. Benerkah dia mau jadi entrepreneur? Kenapa? Soalnya memutuskan jadi entrepreneur itu bukan masalah memilih doang. Nggak seperti orang kantoran yang hidup dalam safe zone-nya, hidup sebagai entrepreneur itu penuh ketidakpastian dan esmosi yang naik-turun. So, kalau kira-kira diri sendiri dan keluarga gak siap mental lebih baik tunda dulu deh.
Kedua,seorang entrepeneur itu harus siap menjadi agen perubahan. Contohnya dalam kasus penurunan tingkat kriminalitas di New York tahun 1970-an. Sebelum masa itu, New York tuh kota yang nggak aman banget. Orang-orang yang berniat mampir atau bisnis di sana harus punya persiapan matang. Minimal debus-debus doang mah bisa. Tapiii.. ada kepala polisi yang bikin perubahan gede-gedean. Dalam buku "Blue Ocean Strategy" diceritain tuh polisi bikin peraturan yang mencegah timbulnya persaingan ketat yang gak sehat.
Beda lagi di buku "Freak Economy". Di sini diceritain pada masa itu ada wanita-hamil-di-luar-nikah yang ngajuin petisi pelegalan aborsi, supaya bayi-bayi tak diinginkan yang diasumsikan 'mungkin' berpotensi menghasilkan bibit-bibit kriminal bisa ditekan. Kok aneh ya, mungkin gw juga kali yang salah nangkepnya. Well, pokonya wanita itu sedang membuat perubahan, walo aneh caranya. dan pembunuhan itu dilakukan atas nama hukum
Ketiga,salah satu cara untuk mencoba jadi entrepreneur yang sukses, kita bisa praktekin elmu "The Power of Nice : Saya Sukses karena Orang Lain Juga Sukses."
Keempat,basis dari entrepreneurship itu sendiri ada empat, yaitu Knowledge, Industry, Technology, dan Business.
Dan terakhir, modal dasar entrepreneur itu BUKAN uang, tapi IDE dan IMPIAN.
::Btw, ending nya ko jadi kayak presentasi tiansi ya? ~.~
Well, that's it!!
Mungkin agak-kurang-dimengerti-sekali ya..
Maklumlah, lagi ngantuk.
Belum bayar utang tidur sabtu kemaren.
-----
LAST WEEKEND: Hari minggu, abis dari tangkuban parahu, AKHIRNYA di gerbang belakang gw sekilas ngeliat para traceur ITB yang lagi sesi latian..
Sialnya karena rada jauh dan keburu diseret buat nyelesein buletin gw ga sempet negor..
Ya sudahlah kontak" lewat YM lagi aja. Mungkin baru minggu depan gw mulai ikut latian.. :(
Dilemparkan oleh
uing
pada
5:57 AM
0
komentar
Saturday, November 24, 2007
I think most people are losers who can't put their words into action
Sebenarnya gw pertama baca artikel ini beberapa minggu yang lalu, cuma link-nya baru ketemu lagi sekarang.
Jadi ceritanya, Radical Honesty itu sebuah 'gerakan' yang mendorong orang berkata jujur, sejujur-jujurnya. Mau tentang hal baik kek, buruk kek, yang penting jujur. Radikal sekali bukan? =)
Jadi inget, dulu gw pernah 'terlalu' jujur. Sekarang udah enggak sih. Ah.. sayang kayaknya sekarang gw udah ga punya nyali lagi..
Ini artikelnya:
Radical Honesty
enjoy! :)
Dilemparkan oleh
uing
pada
10:03 AM
0
komentar
Sunday, November 4, 2007
Pecahkan saja MASALAHNYA biar ramai...
... biar mengaduh sampai gaduh.
Lalu lari ke pantai aku..
Lalu teriak aku...
Lalu aku guling-guling...
Lalu lari ke gunung aku...
Lalu aku guling-guling lagi...
LHO!! Bukan begitu!!!
*sekarang kita serius*
Kehidupan itu tidak selalu enak, makanya banyak masalah di sekitar kita.
"Itulah nikmatnya hidup!! Kalau enak terus bukan hidup namanya!!!", kata guru pianonya Aldi.
Yea, masalah emang wajar dan ada di mana-mana, tapi bukan berarti kita ga boleh menyelesaikannya, apabila mampu, bukan?
Sebagai calon engineer yang Siaga (siap-antar-jaga), saya coba memahami sebuahproblem solving approach yang sudah tersedia. Here is the story:
Seekor ikan mas jantan yang ganteng bingung bukan kepalang. Sudah beberapa minggu air kolam tempatnya tinggal berada dalam situasi yang tidak menentu. Kadang-kadang airnya lezat, kadang-kadang pait
Engineer itu langsung membuat catatan-catan rumit...
Identifikasi -> Sintesis -> Analisis -> Aplikasi -> Komprehensi -> Solusi
*sayangnya ikan mas yang malang takkan pernah tahu apa isi catatan tersebut, karena sekarang saya sedang
Dilemparkan oleh
uing
pada
2:15 AM
0
komentar
Angka-mengangka
Aku lahir di sebuah pagi imitasi Tumbuh bersama harum bunga plastik Dan matahari yang bersinar dari TV Bapakku listrik, ibuku pulsa Namaku urutan angka-angka, 1,2,.. -aduh-lupa-namanya-
*disclaimer*
Itu secarik puisi yang menggambarkan keberadaan angka di jaman sekarang yang bertebaran di mana-mana, yang ngarang.. emm.. aduh.. lupa. Yah, tar kalo gua inget ya gua edit deh. Sori ya mas yang ngarang, bukan maksud menjiplak. Credit buat dia.
*disclaimer selesai*
Jadi apapun seseorang, hidupnya pasti berurusan dengan angka, termasuk engineer. Coba kalo angka gak ada, dijamin idup makin ribet. Ternyata, menulis angka pun ada aturannya. Misalnya, ini aturannya jaman dulu:
1. Aturannya orang Amerika.
misal: 120,000,000.01 --> nulis titiknya make koma, komanya make titik. Bingung? Ah, ke laut aja lu. Intinya sih untuk tiap tiga angka pake koma, dan untuk desimal pake titik. Aturan yang aneh..
2. Aturannya orang Indonesia, juga Eropa.
misal: 120.000.000,01 --> nulis titik ya make titik, nulis koma ya make koma!! Aturan yang sehat, indah dan waras, hehe narsis edan..
Aturan jaman sekarang: Setiap tiga angka pake spasi, dan untuk desimal pake titik.
misal: 120 000 000.01.
Loh ko jadi pusing ngeliat nol nya?
Makanya ada notasi scientific.
misal: 1,2 x 10^8
Loh, angka satu yang di belakang ke mana? Itu yang namanya angka gak penting.
Untuk pembahasan angka penting dan gak-penting akan dilanjutkan nanti
Dilemparkan oleh
uing
pada
1:03 AM
0
komentar
Tuesday, October 23, 2007
Jalan-jalan yuk
Baru selesai baca Samarkand-nya Amin Maalouf. Mengerikan. Gw yang asalnya anti sastra-sastraan sampai terlena dan hilang kesadaran, eh pas sadar-sadar udah sedang download Rubaiyat-nya Omar Khayyam. Buku yang mengerikan.
Pokoknya, membaca buku itu membuat daftar panjang tempat-tempat yang pengen gw kunjungi bertambah lagi.
Nah, sekarang mari bermain sebuah permainan, namanya 'If you could visit any place in the world, where would you go?'
1. Mekkah dan Madinah. Bukan, gw bukan mau jadi TKI, hehe..
2. Venice. Ngebayangin pemandangan laut, taman" gede di sana, mosaic on its walls, swimming at sunset, still sleeping at sunrise..
3. Bukittinggi, buat menghayati sejarahnya PDRI.
4. London. Karena waktu berjalan lambat disana. Gw juga penasaran, kenapa ya di film" kalo orang Inggris ngomong pake logat british-nya kedengerannya sophisticated banget. Tukang pel di kafe nya aja kalo ngomong kayak lulusan Ph.D Harvard!
5. Magdeburg, Germany. Mau lihat jembatan Water Bridge.
6. Vatican + Rome. Does a non-Catholic allowed to go in there?
7. Stampede Trail, Alaska.
8. Paris.
9. Los Angeles. Wanna go touch the Hollywood sign, for good luck! :)
10. Tokyo.
11. Samarkand (the most beautiful face of the earth ever faced the sun), Isfahan (Esfahan, Nesf-E Djahan!-Isfahan, separuh dunia!), Trebiz, Kom, Rayy, dan tetangga" mereka. I think I'm an Orientalist at heart..
Banyak juga ya, hmm..
Harus mulai ngumpulin duit dari sekarang.
Bangkit dan lekaslah berdiri!
Untuk tidur masih terbentang keabadian menanti.
DISCLAIMER: Post ini terinspirasi oleh The Rubaiyat of Omar Khayyam. Foto didapat dari Pendekar Ciung Wanara.
Dilemparkan oleh
uing
pada
12:24 AM
2
komentar
Label: peristiwa